Website Resmi PDAM Tabanan http://www.pdamtabanan.com
Artikel
Komentar Terbaru
Tips & Trik

Visi & Misi

Budaya Perusahaan

Call Center dan SMS
Galery Fofo dan Video
Link Terkait
Social Network
PDAM TABANAN
image

PDAM TABANAN

Telp.(0361) 9311706, 9311213


Jl. Wagimin No 27 Tabanan Bali
info@pdamtabanan.com
humas@pdamtabanan.com
Arsip
Informasi Gangguan

ISO 9001 : 2008

Daftar Kinerja PDAM
Sumber Air dan Peta
Layanan PDAM
Info Gangguan

Jadwal Air Bergilir

Perbaikan Instalasi

Wilayah Gangguan

Pengunjung

Bangunan Reservoir (1)

Reservoir distribusi merupakan bangunan penampungan air minum sebelum dilakukan pendistribusian ke pelanggan/masyarakat, yang dapat ditempatkan di permukaan tanah, di atas permukaan tanah  maupun dibawah permukaan tanah.

Bangunan reservoir umumnya di letakan di dekat jaringan distribusi pada ketinggian yang cukup untuk mengalirkan air secara baik dan merata ke seluruh daerah konsumen.
Gb. Tanki sumber dari Saunders Internasional
Fasilitas penampungan air distribusi dapat terletak di tanah atau menara. Fasilitas tersebut dapat berupa tangki  “standpipe” ataupun reservoir itu sendiri. Sebutan tangki biasanya yang berhubungan struktur tempat penyimpanan air. “Standpipe” adalah suatu tipe tanki yang berada di atas tanah, dimana tingginya lebih besar dari diameternya (bentuk silinder). Kelemahan dari “Standpipe” adalah hanya air dibagian bawah untuk penggunaan darurat. Sebutan reservoir akan lebih umum dipakai untuk tempat penampungan yang lebih besar. Reservoir biasanya berupa kolam, danau ataupun suatu tempat yang dibuat secara natural ataupun dikonstruksikan dengan menggunakan geografi alami dari alam sekitarnya. (Sebagian besar reservoir berskala besar digunakan sebagai penampungan air baku, tidak untuk penampungan air bersih dalam sistem distribusi.
Sampai saat ini reservoir telah dibangun dari berbagai macam dan material (bahan) konstruksi. Reservoir yang paling lama dibuat dengan teknik penimbunan tanah. Saat ini beton dan baja adalah bahan yang paling banyak dipergunakan.
Pengoperasian vasilitas penampungan biasanya berjalan secara otomatis sesuai dengan disain operasinya untuk mengatasi fluktuasi kebutuhan dan pasokan. Tangki akan terisi apabila pasokan air melebihi kebutuhan dan akan menjadi kosong apabila pasokan air lebih rendah dari kebutuhan.
Optimalisasi Reservoir.
Gb. Tanki baja sumber dari Sauders International
Reservoir sebagai salah satu bagian unit sistem penyediaan air minum (SPAM) mempunyai fungsi sebagai pengendali sistem supply pelayanan distribusi dimana mempunyai fluktuasi selama 24 jam, terjadi pemakaian minimum saat dimalam hari dan tengah hari sedangkan pada pagi hari dan sore hari terjadi pemakaian maximum. Dengan demikian reservoir dapat menampung pada kebutuhan distribusi di bawah dari kapasitas produksi dan akan mensupply pada kebutuhan puncak di atas kapasitas produksi.
Optimalisai sistem reservoir merupakan kegiatan pengalokasian sistem supply jaringan distribusi berdasarkan acuan letak dan kapasitas reservoir yang terbangun guna meningkatkan kualitas pelayanan distribusi dengan pendekatan besarnya beban-beban kebutuhan air pelayanan.
Gb Tanki sumber dari Sauders International
Kegiatan optimalisai reservoir dilakukan melalui pendekatan-pendekatan terhadap :
  • Estimasi kebutuhan air bersih wilayah pelayanan.
  • Kondisi kapasitas aliran ke wilayah pelayanan.
  • Kondisi dan kapasitas sistem supply dari IPA atau bronkaptering ke reservoir.
  • Jangkauan dan elevasi serta sistem pengaliran.
Konstruksi Reservoir.
Konstruksi reservoir direncanakan berdasarkan standard-standard yang berlaku di Indonesia. Konstruksi ini dapat berupa konstruksi beton atau baja. Pertimbangannya adalah :
Gb. Tanki sumber dari Saunders International
1.  Teknis.
     Dalam pertimbangan teknis penentuan reservoir harus mempertimbangan kondisi geografis, misalnya reservoir beton lebih cocok dibangun di daerah pantai karena lebih tahan korosi dari pada baja. Untuk diderah pedalaman diaman angkutan dan air untuk kerja sulit didapatkan konstruksi beton akan lebih sulit dipakai. Seandainya pertimbangannya adalah kemudahan untuk sewaktu-waktu dipindahkan maka lebih dipakai dari bahan jenis baja.
2.  Ekonomi .
     Segi biaya sebenarnya berkaitan dengan aspek teknis. Tingkat kesulitan teknis akan tercermin dalam nilai biaya yang dikeluarkan untuk pelaksanaannya. Misalnya membangun reservoir di daerah terpencil dengan volume kecil dari beton akan lebih mahal dibanding dengan membangun reservoir dari baja.
Gb. Tanki Baja sumber dari Saunders International
Hal lain yang harus dipertimbangkan adalah umur teknis atau life time dari reservoir. Dari segi ekonomis karena daya tahan beton lebih lama maka akan menghasilkan biaya penyusutan yang lebih kecil dari pada baja. Sehingga apabila penyusutan dikuantifikasi ke biaya, reservoir beton akan lebih murah dari pada reservoir baja.
Reservoir ini harus ditutup untuk mencegah masuknya air hujan atau sampah/kotoran ke dalamnya dan untuk melindungi dari gangguan manusia ataupun binatang.
Jenis-jenis Reservoir berdasar bahan konstruksinya :
A.   Tangki Baja.
       Banyak reservoir menara dan “standpipe” atau reservoir tanah yang dikonstruksi dari bahan bajayang dibaut atau dilas, karena baja beresiko terhadap karat, maka perlu dicat dan dilindungi dengan “Cathodic Protection”. Biasanya tangki baja jauh lebih murah dari tangki beton.
Gb Tangki Bulat sumber dari Saunders International
B.   Tanki Beton
      Tanki dan reservoir beton pertama kali dibuat tanpa penutup. Perkembangan selanjutnya konstruksi ini memakai penutup dari kayu atau beton. Dengan tutup ini maka masalah sanitasi akan terselesaikan. Kelemahan umum dari bahan beton adalah biaya konstruksi yang relative lebih tinggi.
C.   Tangki Beton Cetakan
       Bentuk dari tangki beton tergantung dari ketersediaan cetakannya. Hal ini yang membatasi variasi bentuk strutur dan biasanya tangki ini dibuat dari segi empat ataupun bujur sangkar. Masalah lainnya adalah penempatan besi dan juga sambungan yang biasanya bocor.
Gb Proses konstruksi tangki sumber Saunders International
D.   Tangki beton Presservoir  Stressed.
       Konstruksi beton bertulang dimulai dari dinding bagian dalam yang menentukan bentuknya menjadi bulat. Kawat/besi press stressed baja yang dipasang membungkus bagian dalam. Reservoir yang telah selesai kemudian dilapisi dengan lapisan beton hidrolik. Desain dan konstruksi dari beton press stressed yang baik akan memberikan keuntungan antara lain : harga yang murah, relative lebih kedap dan tidak memerlukan pengecatan ataupun catodhic protection. Kekuatan tariknya yang besar, maka konstruksi ini dapat dibuat lebih tipis dan lebih sedikit tulangan baja disbanding dengan beton cetakan. Konstruksi ini hanya boleh dibangun oleh kontraktor berpengalaman dan handal.
E.   Reservoir yang dilapisi dengan Beton Penggunaan Hidrolik
      Cara lain untuk membangun reservoir adalah dengan menggunakan “beton penggunaan hidrolik” untuk menutupi atau melapisi reservoir timbunan tanah. Konstruksi ini dibangun dengan menggunakan beton hidrolik, anyaman tulangan dan ditutup lagi dengan beton keperluan hidrolik sebagai bahan perkuatan dan pelapisan reservoir timbunan tanah. Biayanya relative lebih murah, namun biasanya untukreservoir yang tidak terlalu dalam lagi pula sulit untuk ditutup.
(bersambung)

Sumber :
  • Pedoman Operasi Dan Pemeliharaan Unit Distribusi dari Kemenpu BPPSPAM
  • Sauders International

http://aladintirta.blogspot.com/2011/01/bangunan-reservoir-1.html

 

Sun, 15 Jan 2012 @17:52


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 1+6+8

Copyright © 2014 PDAM Tabanan · All Rights Reserved